Internet

Jepang Akan Menguji Pusat Data yang Dijalankan Menggunakan Hidrogen Produk Sampingan

Jepang Akan Menguji Pusat Data yang Dijalankan Menggunakan Hidrogen Produk

Konglomerat Jepang Honda, Mitsubishi Corporation dan Tokuyama akan melakukan uji bersama untuk mengoperasikan pusat data menggunakan limbah hidrogen serta pembangkit listrik sel bahan bakar stasioner dari sel bahan bakar kendaraan listrik (EV) yang digunakan kembali.

Proyek ini akan dilakukan di Kota Shunan, Prefektur Yamaguchi, Jepang. Tokuyama akan menyediakan produk samping hidrogen dari bisnis elektrolisis air garam, yang akan digunakan oleh Honda untuk mengembangkan pembangkit listrik sel bahan bakar stasioner, yang akan memverifikasi teknologi dan pengoperasiannya. Pasokan listrik tersebut pada gilirannya akan digunakan oleh Mitsubishi untuk memberi daya pada salah satu pusat data terdistribusi, sehingga memverifikasi kelayakan bisnis proyek tersebut.

Melalui pengujian ini, ketiganya bermaksud untuk mengeksplorasi potensi penggunaan kembali sistem sel bahan bakar otomotif dalam aplikasi stasioner, dengan tujuan untuk “mengurangi beban ekonomi bagi pelanggan dalam memasang dan mengoperasikan sistem FC stasioner, yang akan berkontribusi pada dekarbonisasi tenaga listrik. ”, kata perusahaan itu dalam pernyataan pers.

Dengan munculnya teknologi baru seperti AI generatif dan penggerak otomatis, perusahaan memperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan dalam permintaan daya untuk pusat data. Mereka bertujuan untuk menggunakan informasi yang diperoleh dari pengujian ini untuk meningkatkan jumlah pusat data yang menggunakan energi ramah lingkungan, dengan cakupan yang dapat diperluas baik di dalam maupun di luar Jepang.

Periode pengujian akan berlangsung mulai 31 Maret 2024 hingga 31 Maret 2026.

Sumber

WAJIB BACA  Gelombang regulasi internet Asia Tenggara datang ke Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.